Sabtu, 07 Februari 2015

KUE KERING " FORTUNE COOKIES "

  LATAR BELAKANG
                        
           Saat ini banyak orang yang ingin membuat acara atau kegiatan secara simpel dan efisien. Contohnya dalam hal penyiapan makanan dan hidangan. Biasanya mereka lebih memilih untuk membeli makanan dari pada membuatnya sendiri dengan alasan pertimbangan waktu dan tenaga walaupun memang sedikit mahal. Berbagai usaha makanan memang bermunculan sesuai dengan perkembangan kebutuhan masyarakat. Apalagi usaha kuliner berupa kue, baik kue kering maupun kue basah. Salah satu jenis kue yang banyak diminati oleh konsumen secara luas adalah kue brownies, baik kukus maupun panggang. Banyak hal yang menjadikan panganan ini sebagai salah satu primadona makanan manis, misalnya sangat cocok untuk cemilan, pengganjal perut sebab brownies mengandung banyak karbohidrat dari tepung jagung dan glukosa untuk menambah energy dalam beraktivitas. Bahkan  untuk mengisi perut kosong sebelum makan siang pun juga bisa dengan penganan satu ini. Selain dapat dikonsumsi oleh orang dewasa, makanan satu ini juga banyak dikonsumsi oleh anak-anak dan remaja. Sehingga dari berbagai lapisan masyarakat sebagian besar menyukai kue brownies kukus ini. Atas dasar  pemikiran inilah kami mempunyai ide untuk membuat usaha produksi makanan dari jenis kue brownies.
 Dalam memulai memulai usaha dalam bidang apapun, maka yang pertama kali harus diketahui adalah peluang pasar dan bagaimana menggaet minat para konsumen. Bagaimana peluang pasar yang hendak kita masuki dalam bisnis kita dan bagaimana cara memperoleh order tersebut. Yang kedua adalah kita harus mampu menganalisa keunggulan dan kelemahan pesaing kita dan sejauh mana kemampuan kita untuk bersaing dengan mereka baik dari sisi harga, pelayanan, dan kualitas. Yang ketiga adalah persiapkan mental dan keberanian memulai usaha. Singkirkan hambatan psikologis, rasa malu, takut gagal dan perang batain  antara berkeinginan dan keraguan. Jangan lupa harus siap menghadapi resiko,dimana reasiko bisnis adalah untung atau rugi.

    TUJUAN

1.      Membuka lapangan pekerjaan
2.      Mencari laba atau keuntungan
3.      Menarik minat konsumen dengan beraneka ragam bentuk dan rasa roti kering


  NAMA USAHA

Usaha kue kering yang akan saya didirikan diberi nama “KUE KERING FORTUNE COOKIES”.  

   CARA MEMASARKAN

            Cara Memasarkan Usaha ini terbilang booming di pasaran karena penjualannya yang cukup laris. Karena kue yang dijual sesuai dengan selera pasar dan harganya pun terjangkau di kalangan masyarakat. Sehingga para pembeli pun banyak berminat untuk membeli kue ini. Kue ini terbuat dari bahan-bahan alami tanpa campuran bahan kimia sedikit pun dan juga tanpa di beri bahan pengawet. Rasa khas yang melekat pada kue ini serta harga yang ekonomis membuat kue kering ini semakin banyak diminati oleh berbagai kalangan baik anak-anak maupun orang tua. Selain rasanya yang enak dan harganya yang ekonomis banyak masyarakat lainnya yang berminat memesan kue ini. Penjual juga menaruh alamat dan juga nomor telepon, sehingga bagi yang ingin memesan dapat langsung menghubungi rumah produksi kue tersebut. Penjualan kue ini juga di promosikan dengan cara memberikan bonus kepada para pembeli yang membeli di atas harga Rp. 100.000 akan di buatkan bentuk parsel “gratis”. Karena sudah banyaknya peminat untuk membeli kue, maka dibukalah outlet resmi dan took on-line untuk mempermudah para peminat untuk memesan kue ini. Apalagi jaman sekarang ini, orang-orang hanya ingin cara yang simple untuk melakukan pemesanan makanan untuk melengkapi makanan di acaranya. Hanya tinggal datang atau menelfon bahkan bisa pesan lewat toko on-line kuepun siap untuk di antar ke alamat tempat tujuan. Bisnis kue ini bisa dikatakan cukup berkembang dengan cepat di kalangan masyarakat.
Adapun cara pemasarannya, yaitu:
a. Dipasarkan lewat kantin sekolah
b. Dipasarkan lewat kantin kantor
c. Dipasarkan di supermarket
 d. Dipasarkan secara on-line
 e. Toko kue
 f. Menerima Delivery Order

Kendala
 1. Munculnya usaha yang sama pasca usaha ini.
2. Modal yang selalu berubah pada waktu-waktu tertentu akibat kebijakan ekonomi  pemerintah, menyebabkan harga berubah.
3. Perubahan selera konsumen.
4. Pelanggan yang tidak tetap (khusus mahasiswa) yang setiap tahunnya selalu berganti.
5. Keadaan alam yang tidak dapat diperkirakan.
6. Harga bahan pokok sering berubah, sehingga laba atau keuntungan yang didapat tidak tetap.  
 Produksi Kue Kering

Didalam proses pembuatannya kue kering keadaan atau tempat produksi haruslah bersih dan higenis. Agar pembuatan kue tidak terhambat dengan keadaan setempat. Selain itu tempat juga menjadi cerminan dalam pembuatan kue kering, karena jika tempat pembuatan kue tidak bersih otomatis kue yang dibuat terkena kotoran dan mudah terjangkit penyakit. Dan semua ini akan dapat mengurangi rasa dari kue tersebut. Maka dari itu tempat produksinya harus bersih dan terjaga dari kotoran. Dan kue-kue basah dan kering yang dihasilkan pun dapat masak dengan benar dan jauh dari asumsi negatif dari tempat yang tidak bersih.   


ANALISIS BIAYA  
1. MODAL AWAL
·        BAHAN BAKU
                   Nama Bahan

Biaya
Terigu 4 kg
 Rp 40.000,00
Telur 2 kg
Rp 32.000,00
Gula Tepung 2 kg
Rp 30.000,00
Garam
Rp 5.000,00
Vanilli
Rp 6.000,00
Blue band
Rp 10.000,00
Baking powder
Rp 6.500,00
Tepung Maezena
Rp 5.500,00
Jumlah
Rp 145.000,00

·        BAHAN TABURAN
NAMA BAHAN
BIAYA
Kacang tanah ( Setengah kilo )
Rp 8.000,00
Coklat
Rp 30.000,00
Keju
Rp 35.000,00
Susu kental manis
Rp 15.000,00
Meses
Rp 20.000,00
Kacang Mete 1 kg
Rp 40.000,00
Selai
Rp 35.000,00
Jumlah
Rp 183.000,00




Jadi, modal awal yang digunakan sebesar Rp 328.000,00 


VIDEO PEMBUATAN PRODUK 




SUMBER YOUTUBE
    


CONTOH PRODUK